Minggu, 18 April 2010

Hebatnya Perempuan !

Perempuan Perkasa

Jumat, 16 April 2010 00:01 WIB

Sudah menjadi tradisi, seputar Hari Kartini selalu berkembang wacana tentang perjuangan perempuan perkasa itu. Ini cermin pengakuan atas jasanya mengentaskan kaumnya dari kebodohan. Di tengah kehebohan emansipasi kaum perempuan dunia di zamannya, dia muncul dengan gagasan memberi pendidikan pada kaumnya. Tidak terbayangkan bagaimana perempuan semuda itu sekitar 20 tahun memiliki pikiran sematang itu. Pada masa ketika masyarakat bahkan belum sadar akan jahatnya kungkungan penjajahan asing, dia sudah menyadari jahatnya kungkungan kebodohan bagi perempuan. Gagasan itu tumbuh berkat menyebarnya gelombang emansipasi yang berawal sejak revolusi industri di Eropa dan Amerika pada abad 18-19. Kartini yang mengenalinya dari bacaan, ingin kaumnya pun mengenal baca-tulis demi perluasan wawasan.

Sekjen PBB dalam pesan peringatan Hari Perempuan Internasional, tanggal 8 Maret yang baru lalu, menyatakan bahwa berkat tekad organisasi-organisasi masyarakatlah maka dewasa ini sebagian besar perempuan memperoleh pendidikan dan terjun ke bisnis maupun pemerintahan. Semakin banyak pula negara-negara yang memiliki undang-undang persamaan gender. Piagam PBB, yang ditandatangani di San Francisco tahun 1945, adalah persetujuan internasional pertama yang memproklamasikan persamaan gender sebagai hak asasi manusia.

Perempuan perkasa tantangan mental

Dalam International Women's Conference di Bali akhir bulan lalu, seorang peserta bertanya, mengapa perempuan terlalu peduli pada pendapat laki-laki tentang dirinya? Jawabnya: karena perempuan kurang percaya diri dan tidak ingin mengecewakan laki-laki.

Ada buku Why Men Love Bitches, karya Sherry Argov. Buku yang pernah paling laku di Amerika itu terbit pertama kali tahun 2000. Sampai sekarang sudah dicetak ulang 3x, diterjemahkan dalam lebih dari 20 bahasa dan beredar di banyak negara. Intinya, buku itu membuktikan, laki-laki zaman sekarang justru lebih menghormati (dan menyayangi) perempuan-perempuan yang yakin pada diri sendiri, yang merupakan tantangan mental bagi laki-laki. Istilah bitches bukan berkonotasi buruk, bukan berarti perempuan 'galak' di tempat kerja atau dalam pergaulan. Yang dimaksudkan adalah perempuan perkasa.

Perempuan perkasa menunjukkan keberanian melawan kecengengannya. Banyak contohnya. Di Indonesia, antara lain, tersebutlah Megawati Soekarnoputri, yang bersikap perkasa bukan hanya karena mazhab-mazhab politik maupun ekonomi yang mungkin dianggap melawan arus, tetapi karena keteguhan tekad pada apa yang dia yakini, yakni kepedulian pada kepentingan rakyat kecil dan kemaslahatan bersama.

Tokoh politik itu menjabat Ketua Umum PDIP sejak partai itu pisah dari Partai Demokrasi Indonesia (1999). Baru-baru ini PDIP memilihnya kembali untuk memimpin sampai 2015. Ketika Saur Hutabarat dengan serius mewawancarainya tentang itu lewat Metro TV, Ibu Mega tampak santai namun piawai karena keyakinannya. Begitu pula dalam pidato di Kongres PDIP, sikapnya yang bernas dan cerdas, yang memberi respons terhadap situasi ekonomi-politik saat ini, mendapat pujian dari banyak pihak. Itulah perempuan perkasa yang berhasil menjadi presiden perempuan pertama Indonesia, Juli 2001-Oktober 2004, sekalipun jalan menuju ke sana penuh sandungan.

Di bidang sosial dan kemanusiaan kita memiliki Yohana Sunarti Nasution (alm), pemimpin sejumlah yayasan sosial yang dikenal cinta masyarakat dan peduli pada kaum papa. Semua diawali dengan penderitaan batinnya karena kehilangan orang-orang terdekat yang dicintainya.

Dunia luar mencontohkan perempuan-perempuan perkasa seperti Margaret Thatcher, perempuan pintar yang menjabat Perdana Menteri Britania Raya 1979-1990, masa jabatan terpanjang dalam abad 20. Penentang ideologi komunis ini, yang berkiprah di masa Perang Dingin, mendapat julukan 'Wanita Besi' dari lawan-lawan politiknya.

Di bidang kemanusiaan kita kenal Ibu Teresa, biarawati Katolik keturunan keluarga Albania. Bulan Agustus nanti sedianya usianya mencapai 100 tahun. Berawal dari tahun 1948, dia membantu pendidikan anak-anak dari daerah kumuh di Calcutta dan sejak itu pengabdiannya membantu orang-orang sengsara berkembang luas. Dekrit Paus Paulus VI tahun 1965 meresmikan organisasi misionaris kedermawanan itu sebagai International Religious Family (Kerabat Religius Internasional) yang menyebar ke banyak negara. Hadiah-hadiah perdamaian pernah diperolehnya, antara lain dari Paus JOHN XXIII (1971), Hadiah Nehru (1972), Hadiah Nobel (1979). Tentu banyak lagi perempuan perkasa, antara lain Indira Gandhi, Perdana Menteri India dalam dua periode berbeda: 1966-1977 dan 1980-1984. Dalam periode ke-2, jabatannya terhenti akibat pembunuhan atas dirinya. Tokoh lain, Benazir Bhutto, Perdana Menteri Pakistan untuk dua periode yang berbeda pula: 1988-1990 dan 1993-1996. Tokoh lulusan Harvard dan Oxford itu menjadi tokoh termuda dan perempuan pertama yang memimpin negara Islam pascamasa kolonial. Dia pun menjadi korban pembunuhan, 18 Oktober 2007, ketika sedang berkampanye untuk Pemilu 2008. Intrik politik telah gagal menghancurkan nama baiknya. Emansipasi memang telah membuka kesempatan bagi perempuan perkasa, tetapi jalan yang ditempuh tidak pernah sepi dari sandungan.

Oleh Toeti Adhitama, Anggota Dewan Redaksi Media Group

Sent from my BlackBerry® powered by

Complete Freedom For Woman In Islam

http://english.voa-islam.com/

Mon, 12 Apr 2010

Complete Freedom For Woman In Islam


Several woman sighed how the difficult to be moslem woman alias muslimah. they considered that Islam gave no freedom for woman. See how muslimah wear their clothes or find out how the way they go out for business that should be allowed by their husband. Some people think if they felt out of breath with all rules in Islams that are considered as inequitable. is it all true?

It can be understood if several muslimah has that kind of opinion. that is because in this time Islam is queer even for the its follower. It is intended to be made by Islam enemies so that Islam people hate or at least feel doubtful on Islam. If they can realize all those things, it will be easy for them to destroy Islam.

If we doesnt recognize on something, we will not know about the real of it. So, as an intelligent muslimah, we have to understand the deep inside of it. We have already borned as moslem, so it is an obligation for us to be better than muallaf. Muallaf are usually good in explaining the reason why the entering Islam, and be a moslem. The fact has shown that many woman is decide choose Islam as their ways of live.

…The incessant of gender equivalence has made woman is feel afraid and hesitant towards Islam. Because of that, there is a conclusion that Islam gives no freedom for woman…

Understanding Islam is should be done early. Unfortunately, the destruction of conviction (akidah) is also done at first by such small institution named family. As a result, it is not strange for moslem to feel strange and odd about Islam. The incessant of gender equivalence has made woman is feel afraid and hesitant towards Islam. Because of that, there is a conclusion that Islam gives no freedom for woman. How horrible it is.

When muslimah want to open their hearts, and see the facts or make a reflection about that, it will be so much easy to refuse such kind of opinion . All rules in Islam are congruent to human need. there is no rules of Islam even a little bit one that can bring us to the bad aspect of live. If there are any differences at one or several law, it still for human's good. We have to remember, that the one who make this rule is Allah, the great creator of the world. it is important for Allah to botch and humiliate us.

Intelligent woman certainly will not just keep silent in facing that fact. if Islam is pionted on something unfair, our common sense will come up with a question, is that true?. She will try to look for answers to question as well as she can. Not even just make any accusation based on narrow fact, such as for example a wife that is being tortured. Occasionally, his husband is moslem, but at the conclusion Islam is accused unfair towards the wife and treat the husband in special. This kind of opinion is definitely wrong.

Don't make fact as the basic thing to look for truth. Find the accurate one up to to the source, Al quran and Hadits. Examine carefully the both interpretations that are true and believable, because in this time there are lots of liberal group that interprets the verse in careless.be careful with that.

… Woman has to study any subjects as much as man do. Islam does not distinguish between man or woman in the obligation of learning Islam…

The truth can not come up to someone without its efforts. woman has to study any subjects as much as man do. Islam does not distinguish between man or woman in the obligation of learning Islam. The result is determined by our self. do we as woman feel hopeless and doing nothing to be more intelligence or attempt to get it as well as we can? the answer is all yours.

Wrong opinion about woman in Islam can be aversed by the its follower especially woman or muslimah. When do you are previously belong the group that consider Islam is unfair, with your wide knowledge, you will know that all those thing are definitely wrong. And when you previously do not belong this group, you can continue your idea to your friends and your environment. Is the prophet ever uttered on us that we should tell anyone even just about a verse?

Start from this day, voice and refuse the opinion that Islam's rule is unfair for the woman. We can realize all those things trough proselytizing. We have to do it in words and deeds. keep up your spirit! [riafariana/voa-Islam. com]

Ragu jadi pengusaha??!

http://www.pengusahamuslim.com/kewirausahaan/entrepreneurship/634-strategi-alternatif-bagi-yang-ragu-menjadi-pengusaha.html


Strategi Alternatif Bagi yang Ragu Menjadi Pengusaha PDF Cetak E-mail
Kewirausahaan | Entrepreneurship
Ditulis oleh Iien on Rabu, 02 September 2009 18:52 |

trappedKemampuan untuk sukses sebagai pengusaha adalah salah satu pengalaman yang tidak ternilai yang dinikmati seseorang. Melihat produk Anda terpajang di rak merupakan hal yang menakjubkan. Mengetahui bahwa produk Anda bermanfaat bagi orang lain merupakan hal yang sangat berharga. Di balik penghargaan secara materi, pengetahuan dimana Anda bisa mencapai level keberhasilan, dimana orang lain enggan melakukannya merupakan berkah yang signifikan.

Jadi apa yang dilakukan oleh penemu, pencipta untuk memajukan peluang mereka jika mereka tidak memiliki ketrampilan wirausaha. Dalam usaha konsultasi yang saya geluti, saya melihat sejumlah peluang penempatan produk yang besar dan sebaliknya ada sejumlah kecil potensi pengusaha sukses. Ini sangat berat bagi siapapun untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan benar-benar memakai baju baru. Ini adalah satu alasan dimana hanya ada sedikit pengusaha dan banyak pemimpi. Namun, ada peluang dan strategi yang bisa mengatasi batasan personal pengusaha.

Ada sejumlah jasa konsultasi yang mampu, memiliki legitimasi yang biasa menangani peluang usaha bagi para investor. Mereka mampu melakukan banyak pekerjaan yang bagi kebanyakan orang enggan melakukannya. Seorang konsultan yang baik akan menghemat waktu, uang, dan meminimalkan kesalahan klien. Pastikan Anda mewawancara lebih dari satu perusahaan, tanyakan referensi terdahulu dan terbaru, minta contoh produk yang sudah dikembangkan perusahaan.

Seorang konsultan yang efektif harus mampu menawarkan strategi pelaksanaan sebelum investor mengeluarkan uangnya. Perusahaan harus mampu melakukan, atau memiliki akses ke profesional sehingga bisa melakukan setiap elemen aspek proyek yang dibutuhkan. Jika investor memiliki ketrampilan tertentu, (ketrampilan untuk menata keuangan, engineering, pembuatan 3D CAD, dsb). Konsultan yang mumpuni harus bisa bertindak selaku projects managing consultant (menangani setiap aspek pengembangan, sales, marketing, produksi, negosiasi, dsb). Seringkali investor hanya membutuhkan mengerjakan tugas tertentu yang spesifik, di area dimana mereka tidak memiliki pengalaman atau tantangan. Ini termasuk sales dan marketing.

Seorang konsultan harus mampu memberikan strategi terbaik dengan jelas, peluang dan batasan proyek yang mungkin dihadapi. Mereka harus realistis dalam mengakses potensi kesuksesan.

Banyak investor pernah mendekati saya dan tanpa ragu menyatakan mereka membutuhkan sejumlah uang. Saya belum pernah bertemu seorang investor yang bisa memperkirakan sejumlah uang yang mereka PIKIR dibutuhkan. Mereka hanya menebak dan belum melakukan riset penting yang dipersyaratkan untuk mengukur kebutuhan finansial sesungguhnya.

Banyak investor yang percaya bahwa mereka perlu meningkatkan jumlah dana untuk menyelesaikan pengembangan, produksi dan menjual produk mereka. Jarang ada yang melakukan hal ini. Yang sering terjadi prototype bisa dijual atau dibuatkan lisesnsi, memasuki kerjasama stratejik, atau membentuk kemitraan. Ini merupakan beberapa stratagi yang bisa dipertimbangkan oleh konsultan yang kompeten.

Sebagai investor dengan peluang potensi komersial, penting bagi Anda untuk tetap fleksibel dan realistis. Saat saya bertemu dengan seorang investor yang sudah mengerjakan proyeknya selama bertahun-tahun, saya menjadi sangat khawatir. Ini merupakan tanda bahwa mereka menginginkan kontrol yang lebih serta dengan harapan finansial yang tidak realistis.

Jika konsultan sudah tersedia, ada banyak sumber potensial yang membantu investor. Saat ini banyak universitas yang memiliki program studi kewirausahaan dan menawarkan mentoring. Juga, banyak pemerintahan lokal/regional yang mengorganisir program pengembangan usaha kecil, dimana diakui bahwa usaha kecil adalah pemicu pertumbuhan pekerjaan dan pendapatan pajak.

Hanya karena Anda tidak memiliki ketrampilan kewirausahaan tidak berarti menghilangkan peluang usaha kreatif dari potensi pasar. Namun, uang dan peluang selalu menarik teknologi, produk, dan jasa baru. Dapatkan bantuan profesional untuk mendorong proyek dan nikmati potensi pendapatan yang signifikan yang dihasilkan dari apakah produk dijual di berikan lisensi atau kemitraan.

***

Oleh Geoff Ficke
Sumber: www.articlebase.com

Diterjemahkan oleh: Iin - Tim Pengusahamuslim.com

Hakcipta © 2010 Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia. Semua Hak Dilindungi.